Linux Mint 13 “Maya”: Rilis yang Sangat Stabil dengan Long-Term Support (LTS)

Tinggalkan komentar

Juni 29, 2012 oleh anggaes

Musim rilis berbagai macam Linux telah dimulai dan telah mengeluarkan distro-distro baru dengan rilis terbaru, dan yang paling baru Linux Mint. Saat ini disekitar developer Linux Mint telah meluncurkan versi 13 dengan codename “Maya”. Versi terbaru sejauh ini, Linux Mint 13 tidak memiliki perubahan berarti, tetapi tetap menjadi update solid pada Ubuntu 12.04 sebagai status Long-Term Support (LST). Oleh karena itu, Linux Mint 13 akan didukung hingga April 2017 seperti paket repositori yang terdapat pada Ubuntu. Bagaimanapun, jangan kebingungan membedakan dengan Ubuntu, karena tidak ada perbedaan yang berarti.

Tampilan Desktop Mate

Linux Mint yang asli (tidak termasuk KDE atau XFCE) terdapat pada dua desktop environment yang berbeda. Yang pertama dinamakan MATE, merupakan lanjutan dari GNOME 2 dengan projek yang berbeda dikarenakan GNOME 2 saat-saat ini telah dilupakan. Linux Mint 13 telah termasuk MATE 1.2, yang termasuk update penting sejak MATE lahir dan rilis akhir GNOME 2. Pengalaman menggunakan MATE persis seperti menggunakan GNOME 2, jadi jika anda merupakan fans dari GNOME 2 dan ingin kembali menggunakannya, MATE merupakan jawaban yang tepat.

Tampilan Desktop Cinnamon

Desktop environment lain yang mungkin dapat anda pilih ialah Cinnamon. Desktop environment ini didasari dari paket GNOME 3, dan hampir menggunakan paket GNOME 3 seluruhnya kecuali Gnome Shell. Malahan Cinnamon memberikan pengalaman seperti menggunakan GNOME 2. Oleh karena itu, Cinnamon tidak sesulit menggunakan MATE, bahkan pengguna Windows yang mencoba Linux Mint untuk pertama kalinya tidak memiliki masalah yang berarti. Linux Mint 13 menyertakan Cinnamon 1.4, yang memberikan tampilan “Expo” saat anda membuka aplikasi, seting panel baru, dan banyak lagi yang lainnya. Linux Mint 13 juga mengganti Gnome Display Manager (GDM) dengan MDM Display Manager (MDM). MDM didasari oleh GDM 2.20, yang diantara rilis GDM terakhir telah disertakan pada Gnome 2. Orang-orang yang merindukan GDM yang lama karena satu dan lain hal dapat dengan mudah diseting pada GDM Mint ini, seperti tema, skrip, dan lainnya. Linux Mint mengatakan “Mint menyediakan tool untuk konfigurasi grafis, kostumisasi tema, remote, login otomatis, sripting, pemilihan bahasa dan Mint datang dengan fitur yang lebih banyak dari Display Manager manapun yang ada saat ini.

Catatan lainnya

Yang tak kalah pentingnya, Linux Mint 13 menyertakan perubahan-perubahan halus untuk rilis terbarunya. Dukungan GTK3 telah ditingkatkan dan tema pada distro Mint-X dan Mint-Z telah diupdate dengan yang terbaru. Tentu saja, pemilihan untuk walpaper standar telah diganti dengan pilihan yang terbaru. Developer juga menggantikan Duck Duck Go! Dengan Yahoo sebagai mesin pencari standar. Perpindahan ini dilakukan developer setelah mendapatkan kesepakatan dengan Yahoo!, dan sekarang mendapatkan laba dari mesin pencari itu. Linux Mint juga menggunakan Kernel Linux Ubuntu 3.2 untuk siklus liris terbaru ini.

Kesimpulan

 Secara keseluruhan, Apakah update Linux Mint 13 berguna? Tentu saja! Meskipun terdapat perubahan halus, tetapi banyak sekali software yang telah diupdate, desktop environment (terlebih Cinnamon) telah diperhalus, dan berjalan dengan sangat stabil. Belum lagi rilis terbaru ini akan mendukung selama 5 tahun, ini lebih dari pertanyaan kenapa sih harus diupdate selalu?. Dan jika anda bukan pengguna Linux Mint, sekarang waktu yang tepat untuk mencobanya.

Oleh : Rony Fhebrian

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: